1.
Sediakan
CD/DVD Linux Ubuntu Server 11.04
2.
Hidupkan
komputer yang akan diinstalasi ubuntu kemudian masuk ke BIOS dan atur booting
pertama mengunakan CD/DVD dengan menekan tombol Delete/F1/F2
3.
Masukkan
CD/DVD Linux Ubuntu kemudian simpan setingan BIOS dengan menekan tombol F10
kemudian pilih YES lalu Enter.
4.
Jika
muncul seperti gambar di bawah ini.
Pilih Bahasa yang sesuai yaitu Bahasa
Indonesia kemudian Enter.
5.
Dalam
jendela ini ada beberapa pilihan yang bisa kita gunakan, yaitu :
a.
Instalasi
Server Ubuntu digunakan
untuk melakukan instalasi system ubuntu secara keseluruhan dari awal.
b.
Pasang
Ubuntu Enterprise Clound digunakan menggandakan ubuntu yang sudah pernah
diinstall.
c.
Uji
Memori digunakan
untuk menguji RAM yang kita gunakan, apakah bermasalah atau masih bisa
digunakan.
d.
Boot
dari hard disk pertama digunakan
untuk melakukan booting pertama kali dari hard disk. Ini biasa dilakukan jika
sudah selesai melakukan instalasi Linux Ubuntu Server.
e.
Perbaiki
Sistem Rusak digunakan
untuk melakukan perbaikan jika system operasi yang kita gunakan ada masalah
atau sering disebut dengan repair.
Karena sekarang kita akan
melakukan instalasi maka yang dipilih adalah Instalasi Server Ubuntu kemudian
Enter.
6.
Pada
Jendela Select a language silahkan pilih Ya karena kita sudah
memilih bahasa yang sesuai kemudian Enter.
7.
Pada
Jendela Pilih lokasi Anda silahkan pilih Negara asal kita sendiri.
Disini dipilih Indonesia kemudian Enter.
8.
Pada
jendela Configure the keyboard pilih Tidak karena jenis
keyboard yang kita gunakan adalah USA kemudian Enter.
9.
Muncul
kembali jendela Configure the keyboard disini cukup kita pilih USA kemudian
Enter.
10.
Muncul
kembali jendela Configure the keyboard yang
meminta kita untuk memilih jenis keyboard USA yang sesuai tetapi disini cukup
kita pilih paling atas yaitu USA kemudian Enter.
11.
Tunggu
Proses Memindai Aplikasi yang berada pada CD/DVD OS Linux Ubuntu Server apakah
ada yang bermasalah atau tidak.
12.
Tunggu
Proses mendeteksi LAN Card. Jika nanti ditemukan ada 2 LAN Card berarti
pemasangan LAN Card yang tidak onboard sudah terpasang dengan benar. Silahkan
pilih salah satu yang merupakan Eth0.
13.
Pada
Jendela Mengonfigurasi jaringan kita diminta melakukan beberapa
konfigurasi yaitu :
a.
Metode
konfigurasi Jaringan,
silahkan pilih Konfigurasi jaringan secara manual karena kita akan
mengkonfigurasi secara manual kemudian Enter.
b.
Alamat
IP adalah
alamat yang digunakan oleh server terhubung
ke ISP atau pada linux identik dengan interface Eth0.
Masukkan IP yang sudah ditentukan oleh ISP misalnya 10.9.87.100 kemudian Enter.
c.
Netmask
yang
kita gunakan harus sesuai dengan ISP yaitu 255.255.255.0 kemudian Enter.
d.
Gerbang/Gateway
adalah Pintu gerbang yang akan kita gunakan
untuk masuk ke jaringan lain dengan ciri IP yang digunakan dalam lingkup satu
jaringan dengan IP ISP atau IP Eth0 yaitu 10.9.87.1 kemudian Enter.
e.
Alamat
server DNS
adalah alamat yang digunakan untuk mencari nama host internet. Jika alamat ini
salah maka kita tidak akan bisa menterjemahkan alamat domain ke dalam alamat
IP. DNS ini harus sesuai dengan yang diberikan oleh ISP. DNS yang kita gunakan
bisa lebih dari satu dan maksimal 3. Cara memasukkan lebih dari satu DNS pada
linux gunakanlah spasi untuk membedakannya. Contohnya 10.17.3.252 10.17.3.246 kemudian Enter
f.
Nama
Host digunakan
untuk mengidentifikasi system pada jaringan misalnya server kemudian Enter.
g.
Nama
Domain
adalah nama komputer server dalam jaringa misalnya www.sekolah .sch.id kemudian Enter
14.
Tunggu
Proses Mengonfigurasi Waktu sehingga muncul pilihan Zona Waktu Karena
kita berada pada Waktu Indonesia Bagian Tengah atau WITA kita pilih Makassar
kemudian Enter.
15.
Pada
Jendela Partisi hard disk tentukan
metode pemartisian misalnya Terpadu -- gunakan seluruh harddisk
jika kita akan menggunakan seluruh hardisk yang ada atau Manual jika kita akan membuat 2 boot windows yang
berbeda misalnya windows dan linux, kemudian Enter.
16.
Muncul
kembali jendela Partisi hard disk pilih hardisk yang sesuai kemudian Enter.
17.
Muncul
kembali jendela Partisi hard disk kemudian pilih Ya pada Tulis perubahan
yang terjadi pada hard disk lalu Enter.
18.
Tunggu
Proses Memasang Sistem Dasar.
19.
Pada
jendela Menata pengguna dan kata sandi isikan nama lengkap anda
misalnya server kemudian Enter.
20.
Muncul
kembali jendela Menata pengguna dan kata sandi isikan Nama untuk akun anda/username
sesuai dengan keinginan dengan catatan harus diingat misanya server
kemudian enter.
21.
Muncul
kembali jendela Menata pengguna dan kata sandi isikan password/sandi sesuai dengan keinginan dengan catatan harus
diingat misanya smkn1abang kemudian enter.
22.
Muncul
kembali jendela Menata pengguna dan kata sandi kemudian ulangi password/sandi
sesuai dengan yang tadi kemudian enter.
23.
Muncul
kembali jendela Menata pengguna dan kata sandi pilih Ya jika akan mengenkripsi
folder home agar data aman kemudian enter
24.
Pada
jendela Mengkonfigurasi pengelola paket diminta mengisi alamat proxy
karena jaringan yang kita gunakan tidak menggunakan proxy jangan diisi langsung
Enter.
25. Tunggu proses Mengkonfigurasi
apt.
26. Pada Jendela Sedang
mengkonfigurasi tasksel pilih Tidak ada pembaruan otomatis
kemudian Enter.
27. Pada jendela Pemilihan
perangkat lunak isi tanda * pada
OpenSSH
server menggunakan spasi untuk dapat melakukan konfigurasi server
dari jarak jauh, kemudian enter
28. Tunggu Proses
Memilih dan memasang perangkat lunak.
29. Pada Jendela Sedang
mengonfigurasi grub-pc pilih Ya untuk memasang menu booting pada
linux yang disebut dengan GRUB pada MBR kemudian Enter.
30. Jika instalasi sudah
selesai otomatis DVD Rom akan keluar kemudian kita ambil CD/DVD OS Linux Ubuntu
Server kemudian pilih Lanjutkan kemudian Enter.
No comments:
Post a Comment